Saya ingin mengajak Anda untuk menyelami lebih dalam tentang salah satu penyakit yang semakin banyak menyerang masyarakat kita, yaitu diabetes melitus, atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit gula.
Apa Itu Diabetes Melitus?
Diabetes melitus adalah kondisi di mana kadar gula dalam darah meningkat secara signifikan. Terdapat dua tipe utama dari penyakit ini. Tipe pertama terjadi akibat kerusakan pankreas yang menyebabkan tubuh tidak dapat memproduksi insulin. Ini sering kali disebabkan oleh faktor autoimun. Sementara itu, diabetes tipe kedua lebih umum terjadi dan berkaitan dengan ketidakmampuan sel-sel tubuh untuk merespons insulin dengan baik, yang sering kali disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat dan gaya hidup yang kurang aktif.
Versi lengkap video “Diabetes” dari dr. Sigit Setyawadi, Sp.OG
Penyebab dan Dampak Diabetes
Salah satu penyebab utama diabetes tipe dua adalah radikal bebas yang merusak sel-sel tubuh kita. Ditambah dengan pola makan yang rendah protein, rendah omega-3, dan tinggi lemak trans, kita semakin rentan terhadap penyakit ini. Diabetes bukan hanya sekadar penyakit; ia adalah “ibu dari segala penyakit” yang dapat memicu berbagai komplikasi serius, seperti penyakit jantung, kerusakan saraf, dan gangguan penglihatan.
Kadar gula darah yang normal seharusnya berada di bawah 100 miligram per desiliter. Jika Anda menemukan angka di antara 100 hingga 125, itu berarti Anda berada dalam kategori pra-diabetes. Dan jika lebih dari 126, Anda sudah terdiagnosis diabetes. Sayangnya, diabetes sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas, sehingga penting bagi kita untuk rutin memeriksa kadar gula darah.
Terapi dan Solusi
Bagi mereka yang menderita diabetes tipe satu, terapi yang paling umum adalah suntikan insulin. Namun, untuk diabetes tipe dua, ada harapan yang lebih besar. Perubahan pola makan, peningkatan aktivitas fisik, dan penurunan berat badan adalah langkah-langkah penting yang dapat diambil. Selain itu, suplementasi juga sangat dianjurkan.
Bagi Anda yang belum mengalami gejala diabetes, saya sarankan untuk mengonsumsi Trio Foundation (Daily, Hi-Protein, Salmon Omega-3) dari Nutrilite. Produk ini terdiri dari tiga komponen penting yang kaya akan protein dan omega-3, yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita.



Jika Anda sudah mengalami gejala diabetes, Anda bisa menambahkan Nutrilite Dia B Chrompic dan suplemen lainnya seperti Nutrilite Garlic and Licorice untuk membantu mengatasi komplikasi yang mungkin muncul.


Mengapa Memilih Nutrilite?
Nutrilite bukan hanya sekadar suplemen; ia adalah bagian dari gaya hidup sehat yang dapat membantu kita menjaga kesehatan tubuh. Dengan mengonsumsi produk Nutrilite, kita tidak hanya berinvestasi dalam kesehatan kita sendiri, tetapi juga dalam kesehatan orang-orang terkasih di sekitar kita. Mari kita bersama-sama membangun komunitas yang lebih sehat dan saling mendukung dalam perjalanan ini.
Penutup
Bapak dan Ibu, mari kita jaga kesehatan kita dengan baik. Diabetes melitus adalah tantangan, tetapi dengan pengetahuan dan tindakan yang tepat, kita bisa menghadapinya. Saya berharap artikel ini dapat memberikan wawasan dan motivasi bagi Anda semua untuk lebih peduli terhadap kesehatan.
Salam sehat dari saya, Sigit Setyawadi. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya.