Program Kami
Jelajahi
Dashboard
Affiliate
Panduan & Materi

PRO FOUNDER NETWORK · STRATEGIC FOUNDER CIRCLE
Peluang kolaborasi sering dimulai dari satu percakapan dengan founder yang tepat.
Bisnis sudah jalan, tetapi kesempatan berkembang kadang lahir dari perspektif yang belum pernah kamu dengar. Temui founder dari beragam bidang, bertukar pengalaman dan kebutuhan bisnis, lalu buka percakapan yang berpotensi menjadi kerja sama yang bernilai bagi kedua pihak.
- Networking lintas usaha
- Insight dari pengalaman founder
- Ruang business matching
Mulai dari kebutuhan yang ingin kamu selesaikan dan nilai yang bisa kamu bagikan.

BUKAN HANYA TAMBAH KONTAK
Dari obrolan founder, kamu bisa menemukan ide, perspektif, dan peluang yang sebelumnya belum terlihat.
Percakapan yang paling berharga sering terjadi saat masing-masing founder membawa pengalaman nyata—bukan sekadar kartu nama.
Strategic Founder Circle
Bertemu pebisnis lintas bidang, mendengar cara mereka menghadapi tantangan, dan saling bertukar sudut pandang yang relevan untuk keputusan bisnismu.
Business Matching
Membuka perkenalan berdasarkan kebutuhan, kontribusi, dan kesamaan peluang. Jadi hubungan punya alasan yang lebih kuat untuk dilanjutkan.
Founder Intelligence
Membahas problem yang nyata: pelanggan, sistem, tim, pertumbuhan, atau hambatan utama. Dari sana, kamu dapat melihat cara pandang lain untuk menyikapi masalah yang sedang dihadapi.
Collaboration & Tindak lanjut
Menemukan bentuk tindak lanjut yang masuk akal: berbagi sumber daya, mengeksplorasi peluang, atau melanjutkan pembicaraan dengan founder yang tepat.
VALUE EXCHANGE
Networking jadi lebih hidup saat orang saling tahu apa yang bisa dibantu.
Kamu tidak harus datang membawa proposal panjang. Empat hal sederhana ini cukup untuk memulai obrolan yang bermakna.
Apa yang sedang kamu cari?
Mitra, insight, akses pasar, masukan, atau solusi untuk satu hambatan tertentu?
Apa yang bisa kamu bagikan?
Pengetahuan, pengalaman, koneksi, produk, atau kemampuan yang relevan untuk founder lain.
Kenapa ini bisa nyambung?
Temukan titik temu antara kebutuhanmu dan apa yang tersedia di jaringan.
Mau dilanjutkan seperti apa?
Kalau ada kecocokan, sepakati satu langkah untuk mengeksplorasi peluangnya lebih jauh.
“Bisnis saya bergerak di produk makanan. Sekarang saya sedang memperluas jalur distribusi. Saya ingin bertemu founder yang memahami reseller atau retail, dan saya juga bisa berbagi pengalaman membangun produk F&B.”
BEDAH KOMUNIKASI STRATEGIS
Relasi bisnis bukan hanya soal siapa yang kamu kenal, tetapi bagaimana kamu membuka percakapan.
Neuro Strategic Communication (NSC®) dalam materi Prommunity menggabungkan pendekatan komunikasi, NLP, dan cara melihat konteks bisnis. Buka teknik yang paling ingin kamu pahami untuk obrolan dengan founder lain.
Bagaimana membangun rapport tanpa terlihat sedang mengincar sesuatu?
Mulai dengan rasa ingin tahu pada bisnis orang lain, dengarkan dengan saksama, dan tanyakan konteks sebelum memperkenalkan penawaran. Rapport lahir dari interaksi yang saling menghargai, bukan formula untuk otomatis membuat orang percaya.
Sebelum “Mas, ini bisnis saya. Kita kerja sama yuk?”
Sesudah “Bisnis Kakak sekarang lebih banyak tumbuh dari pelanggan lama atau dari channel baru? Saya penasaran karena sedang belajar memperluas distribusi.”
Manfaat: Percakapan terbuka dari kebutuhan nyata.
Latihan: Siapkan dua pertanyaan yang membuat kamu bisa benar-benar belajar dari founder lain.
Bagaimana menjelaskan nilai bisnis dalam 30 detik agar orang ingin bertanya lebih jauh?
Gunakan framing: siapa yang kamu bantu, masalah yang dihadapi, dan bagaimana solusi kamu bekerja. Hindari jargon yang membuat founder lain harus menebak sendiri.
Sebelum “Kami adalah perusahaan solusi digital terintegrasi.”
Sesudah “Kami membantu toko offline melacak stok antar-cabang tanpa menyatukan laporan secara manual. Sekarang kami sedang mencari peluang integrasi dengan penyedia POS.”
Manfaat: Orang lain bisa melihat titik temu lebih cepat.
Latihan: Buat satu kalimat value proposition tanpa menyebut lima jargon industri.
Bagaimana membaca kebutuhan founder lain tanpa cepat-cepat menawarkan layanan?
Pendekatan Meta Model membantu memerinci kata yang terlalu umum. Saat seseorang mengaku “marketing susah”, kita belum tahu apakah masalahnya kualitas lead, closing, atau retensi.
Sebelum “Kalau marketing susah, coba iklan digital sama agency saya.”
Sesudah “Yang paling berat sekarang mendapatkan calon pembeli baru, mengubah inquiry jadi transaksi, atau menjaga pelanggan tetap kembali?”
Manfaat: Rekomendasi lebih tepat terhadap situasi yang sebenarnya.
Latihan: Ganti satu saran cepat dengan satu pertanyaan yang lebih tajam.
Bagaimana mengubah keberatan menjadi percakapan kolaborasi?
Reframing dapat membantu melihat keberatan dari sudut lain tanpa memutarbalikkan fakta. “Belum ada anggaran” belum tentu berarti “tidak ada nilai”, tetapi juga bukan izin untuk menekan lawan bicara.
Sebelum “Sayang banget kalau kesempatan ini dilewatkan.”
Sesudah “Kalau belum waktunya mengalokasikan anggaran, mungkin kita bisa mulai dari pertukaran insight atau uji kecil. Bagian mana yang paling berguna untuk kedua pihak?”
Manfaat: Diskusi tetap terbuka meski keputusan belum diambil.
Latihan: Siapkan opsi tindak lanjut yang tetap menghormati keputusan partner.
Bagaimana tindak lanjut yang elegan agar koneksi nggak berhenti di kartu nama?
Buat tindak lanjut yang mengingat konteks percakapan, bukan pesan broadcast. Singgung kebutuhan, ide yang dibahas, dan beri satu usulan waktu atau langkah yang jelas.
Sebelum “Halo Kak, follow up kerja samanya gimana?”
Sesudah “Kemarin kita sempat membahas kebutuhan distributor di Jawa Timur. Saya punya ringkasan dua opsi channel. Mau saya kirim dulu untuk kita tinjau bersama?”
Manfaat: Percakapan lebih mudah diteruskan dengan alasan yang nyata.
Latihan: Tulis tindak lanjut 3 kalimat berdasarkan satu percakapan yang pernah kamu jalani.
Ingin lebih dalam mempelajari Rapport, Meta Model, dan Reframing? Kenali NLP Mastery.
PILIH CARA TERHUBUNG
Mau bertemu langsung atau berbagi perspektif dari mana pun?
Tanyakan sesi yang aktif untuk menemukan format yang nyaman dengan kebutuhan bisnismu. Jadwal, biaya, dan fasilitas mengikuti penawaran resmi.
Tanyakan ketersediaan
Pro Founder Meetup Networking
Pertemuan langsung untuk sharing, diskusi terarah, memperluas relasi, dan membuka peluang kolaborasi. Workbook Founder Diagnostic mengikuti rincian sesi terpilih jika tersedia.
Tanyakan ketersediaan
Pro Founder Remote
Pilihan networking dan sharing online agar diskusi lintas lokasi tetap bisa berjalan. Rincian materi dan fasilitas mengikuti penawaran resmi yang aktif.
PERTANYAAN SINGKAT
Sebelum menghubungi tim, ini yang perlu kamu tahu.
Bisnis sudah berjalan, tetapi masih kecil. Bisa ikut?
Ceritakan model usahamu dan kebutuhan networking yang sedang kamu cari. Diskusi kesiapan dimulai dari konteks tersebut.
Apa yang bisa disiapkan sebelum datang?
Bawa gambaran singkat usaha, kebutuhan utama, dan sesuatu yang bisa kamu bagikan—contohnya pengalaman, katalog, atau ide kerja sama.
Bagaimana jika saya baru punya ide usaha?
Mulai dari Pro Founder Startup untuk mendiskusikan pelanggan, penawaran, dan langkah awal.
LANGKAH BERIKUTNYA
Kamu nggak perlu mengenal semua orang. Mulailah dari relasi yang benar-benar relevan.
Ceritakan apa yang sedang kamu bangun, siapa yang ingin kamu temui, dan insight apa yang ingin kamu tukarkan. Dari situ, tim Prommunity bisa membantumu mengetahui sesi Network yang sesuai.